SISI OMONG KOSONG


 tanggal 8 desember 2025 saya tutup hari ini dengan semua rasa hampa seakan akan saya tak tahu hidup ini untuk apa lagi terdengar konyol untuk seseorang yang masih muda seperti saya tapi rasanya saya terlalu berdosa untuk hidup lebih lama, pintu rumah sudah lama habis di makan rayap mawar indah sudah terlalu layu untuk subur Kembali apa yang saya pijak selalu membawa saya pada pertanyaan dan penyesalan yang dalam seperti tenggelam pada danau kerisauan dan tak pernah bisa Kembali ke darat. apakah saya sudah terlalu jauh terhadap tuhann? saya sudah seakan tak mampu menghadapi yang katanya semua itu hanya ujian saya sudah benar benar rapuh bak daun yang kering dan copot dari tangkainya lalu terombang ambing oleh angin. untuk apa saya bertahan terkadang jeruji sesungguhnya bukan lah tembok penjara yang tinggi tetapi lingkungan yang selalu membawamu tak kemana mana. feel like I've lost a lot of things but i'll stay in that loss

sudah terlalu jauh jauh jauh bahkan sangatt jauuhh bagaikan di tengah laut dan terombang ambing sendirian sesekali menjumpai karang yang indah lalu terhantam karang tersebut sehingga menyisakan luka, siapakah saya apakah saya masih seperti dulu yang pernah bercita cita menciptakan hal hebat menjadi actor,chef,penyanyi? sempat berpegang erat pada pendirian tapi turbulensi kenyataan terlalu kuat kemana saya harus bersandar? apakah setelah mendengar kenyataan anda tetap mau saling bergandengan. uang bisa habis, pekerjaan bisa pension, lapar bisa kenyang tapi persahabatan selamanya apa itu hanya kata kata manis sang motivator?, kemana pun anda pergi rumah adalah tempat paling nyaman untuk Kembali apakah semua orang meraskan hal tersebut pada akhirnya saya tetap tenggelam dalam lubang pertanyaan yang amat dalam. 20 tahun yang itu itu saja Bahagia,senang,pencapaian,lalu gagal lagi. Apa perkataan Nietzsche benar bahwa dunia hanya menyuguhkan hal hal yang berulang

pada akhirnya saya selalu menjadi tontonan yang menarik bagi para setan.

Posting Komentar

0 Komentar